Kamis, 06 Februari 2014

Maraknya Portal Combat Awal Semester

awal semester baru di dunia perkuliahan, pasti lagi pada bingung menyusun KRS (Kartu Rencana Studi) isinya mata kuliah apa aja yang di ambi satu semester kedepan -atau malah galau gara gara KHS? wkwkw. nah banyak banget sistem buat ngisi KRS nih yang tiap kampus tuh beda beda bahkan dalam kampus yang sama pun tiap fakultas punya sistem yang berbeda dalam hal pengisian KRS, ada yang manual (nulis sendiri di kertas borang KRS) ada yang online (via internet). Kalo untuk yang manual sih ga masalah, tapi biasanya masalah terjadi pada sistem yang online. Apa masalahnya ?? Portal Combat. Jadi Portal Combat itu semacam peperangan dalam pengisian KRS (KRS WAR) di mana mahasiswa yang melakukan pengisian KRS harus adu cepat dengan mahasiswa lain dealam "meng-klik" makul yang akan di ambil, jika terlambat dalam mengklik bisa jadi kelasnya sudah terisi penuh dan anda tidak kebagian kursi di makul tersebut, dan bisa saja ga bisa mengambil mata kuliah tersebur untuk semester ini. Makul yang paling ketat persaingannya itu biasanya makul yang diampu oleh dosen yang baik (ngasih nilainya) ato yang ngajarnya enak, ato malah dosen yang ganteng ato cantik *Dasar mahasiswa*. Mungkin buat yang engga ngalami portal Combat ini cuma kayak mainan, cuma cepet-cepetan, eiitttsss tapi bagi yang mengalami, telat sepersekian detik aja bikin kamu ga dapet kursi di makul yang kamu minati. Bahkan desas desusnya ada yang sampe bela-belain nyewa hacker biar dia bisa dapet kursi di makul yang dia mau *Ngeri gak tuh?*
Nah faktor faktor yang mempengaruhi "nasib" anda di pengaruhi oleh kecepatan koneksi internet ( yaiyalah kalo koneksinya lemot, loadingnya lama bisa bisa kalah saing sama yang laen deh ) tapi selain itu ga bisa di pungkiri lagi ada saat saat di mana portal akademik atau siakad jadi lola atau malah ga bisa diakses, kalau udah gini ya mau gimana lagi musti pasrah deh dan berdoa biar yang laen juga ga bisa ngakses *hhahahaha*. Sistem kayak gini biasa di pakai oleh beberapa fakultas di UGM *aku ga tau kalu selain UGM gimana sih* termasuk FEB dan FT.
Tapi untungnya FB (Fakultas Biologi ) tempat aku menimba ilmu 8ceileeehh* ga pake sistem portal combat, yaaa walaupun tetep pake sistem online, tapi semua yang milih suatu makul pastikebagian kursi kok trus pembagian kelasnya berdasarkan NIM atau emang di acak jadinya yaaa bejo bejan lah, tapi kita ga usah pusing rebutan kursi di suatu makul karna uda pasti kita kebagian, tinggal deh nunggu kepastian kelasnya ada berapa untuk makul itu (karna dalam satu angkatan itu ratusan orang dan pasti bakal milih makul wajib jadinya da makul yang kelasnya sampai dibagi 5 *waoooww*)dan siap yang mengampu makul tersebut di kelas yang kita dapet. Bahkan sistem penilaian makul yang sama yang diampu dosen yang berbeda bisa jauuuuuuhhh banget. Misal Kelas A ya dosennya itu kalo mau ngasih niali A ke mahasiswanya nilai tugas praktikum dan ujuan harus perfect, nah beda lagi sama dosen yang ngajar kelas D, dapet 80 di ujuan sama lulus praktikum aja bisa dapet A. Bahkan sampai ada yang bilang
"masa depanmu tergantung dosen dan asisten" (Dianti, 2013)
. Ya bener juga sih kalo dapet dosen dan asisten baik yang ngasih ilmu + nilainya gampang kan asik tuh IPK pasti bagus, nah kalo dapet dosen sama asisten yang perfectionis bisa bisa... (isi sendiri). Tapi semuanya tergantung caramu menyikapinya kok, kalau kamu dapet dosen yang agak susah berusahalah biar hasilmu bagus :)
img source : http://kangridwan.wordpress.com/2012/02/10/pendekar-portal-kombat/

Senin, 03 Februari 2014

My New *knit* World


Haiii im back!! 3tahun terakhir ini aku nemuin hobby baru, yaitu knitting,kalo bahasa indonesianya itu merajut , hoho, jangan ketuker ya sama crochet, kalo knitting itu memakai 2 (s/pasang) needles/ breiyen kalo crochet memakai 1 buah hakpen/ hook, awalnya sih aku diajarin crochet sama temen pas smp, trus pas sma tuh mau nyoba nyoba lagi, akhirnya setelah searching di google aku nemuin toko benang yg ngasih kursus gratis gitu ( . ukan kursus sih, lebih tepatnya tanya apapun boleh) tempatnya di poyeng knit shop jl palagan tentara pelajar no 132, klo dari perempatan monjali ke utara dikit, nah di sana di jual alat"rajut gitu, knit &crochet, jual benang " lokal & import juga, dan yg plg menyenangkan tuh ada benang katun yg cuma ada di poyeng (eksklusif gtu deh) soalnya emang langsung pesen khusus dari pembuatnya. Dulu aku kesana bareng temen ku namanya ozy (dia cowok lho) soalnya dia yang uda pernah ke toko itu duluan. Niat awalnya sih beli hook sama benang eh tapai malah tertarik sama hasil knitting, trus diajarin deh dan aku langsung jatuh cintaaaaa gituuu *lebay*. trus aku beli deh benang cooton acrilyc warna item abu sembur gituu trus coba deh bikin shawl dan jadinya kayak gini. ini benangnya
jadinya kayak gini trus abis bikin ini jadi ketagihan bikin lagi dehhhh
and then
emm
daaaaa
baby hat basket pattern
ini fingerless glove warna warni
yang terakhir proyek yang sedang di jalani, making sweater :D
doakan cepet selesai ya sweaternya :)

Minggu, 25 Agustus 2013


Minggu, 29 Mei 2011

KROMOSOMA (KROMATIN)

)

Kromosom merupakan bentuk kromatin yang terkondensasi. Apabila dilihat dengan mikroskop elektron, kromatin tampak menyerupai suatu kalung membentuk suatu superheliks. Benang-benang terdiri dari satuan partikel kecil berulang-ulang yang dapat. Benang-benang penyusun kromatin merupakan pita DNA yang berikatan dengan protein basa (histon). Secara skematis strukturnya digambarkan dalam Gambar 39. Kromatin tersusun atas benang-benang kromatin yang mengandung satu molekul DNA, RNA, protein histon dan non histon.

Sejarah Penemuan Kromosom

Penjelasan pertama kali mengenai komponen sel eukariotik muncul antara tahun 1840-1880. Kemudian tahun 1888 Waldayer memperkenalkan istilah kromosom “Colored Body”.

Kromosom tersusun dari kromatin yang terikat dengan cat yang bersifat basa. Kromosom dapat diamati selama pembelahan inti sel.

Jumah kromosom dalam inti sel sangat bervariasi diantara spesies tumbuhan yang satu dengan lainnya ataupun hewan. Misalnya saja sel Ascaris megalochepala mempunyai dua kromosom, sel manusia mempunyai 46 kromosom, dan protozoa mempunyai lebih dari 300 kromosom.

Struktur Kromosom

Kromosom merupakan bentuk kromatin yang terkondensasi. Apabila dilihat dengan mikroskop elektron, kromatin tampak menyerupai suatu kalung membentuk suatu superheliks. Benang-benang terdiri dari satuan partikel kecil berulang-ulang yang dapat. Benang-benang penyusun kromatin merupakan pita DNA yang berikatan dengan protein basa (histon). Secara skematis strukturnya digambarkan dalam Gambar 39. Kromatin tersusun atas benang-benang kromatin yang mengandung satu molekul DNA, RNA, protein histon dan non histon.

Minggu, 15 Mei 2011

PCR (Polimerase Chain Reaction)

PCR adalah suatu cara untuk membuat banyak kopi dari segmen DNA spesifik. Denga cara demikian, jauh lebih cepat daripada copy gena yang menggunakan plasmid atau DNA phage. Bahan yang diperlukan adalah larutan dari DNA yang mengandung urutan nukleotida yang "ditargetkan" untuk dibuat kopinya. Kemudian ditambahkan DNA polymerase, semua bentuk nukleotid dan primer. Primer ini dibutuhkan untuk memulai sintesis DNA. Primer ini merupakan komplemen dari ujung akhir segmen DNA target.

Bahan yang dibutuhkan

  1. DNA
  2. DNA polymerase
  3. Nukleotid
  4. Primer

Garis besar prosedur PCR:

  • DNA dipanaskan, untuk memisahkan pita
  • Didinginkan untuk memberi waktu agar primer terikat melalui ikatan hydrogen sampai akhir dari urutan target, satu primer untuk setiap pita.
  • DNA polymerase memperpajang primer melalui penambahan nukleotida, menggunakan pita DNA sebagai "template". Dalam waktu yang singkat jumlah urutan DNA target telah menjadi rangkap. Larutan dipanaskan lagi dimulai siklus yang lain dari pemisahan pita, peningkatan primer dan sintesis DNA.

Apakah cloning gena???

Langkah-langkah Dasar

  1. Suatu plasmid (molekul DNA sirkuler) yang disebut dengan vector dimurnikan dari sel bakteri (biasanya dari E.Coli)
  2. Suatu fragmen DNA yang megandung gena yang dikehendaki dimurnikan dari sel-sel hewan, tumbuhan maupun orgaisme lainnya.
  3. Fragmen DNA tersebut diselipkan pada vector plasmid untuk menghasilkan molekul DNA rekominan
  4. Vector berlaku sebagai wahana yang membawa gena masuk sel tuan rumah (host) biasanya berupa sel bakteri, walaupun sel-sel jenis lain dapat juga digunakan.di dalam sel host vector akan mengadakan replikasi, meghasilkan banyak kopi atau turunan yan identik, ai vectornya sendiri maupungena yang dibawanya
  5. Ketika sel host membelah kopi molekul DNA rekombinan diwariskan pada anakannya dan terjadi replikasi vector selanjutya. Setelah terjadi sejumlah besar pemelahan sel, maka dihasilkan koloni host yang identik. Tiap sel dalam klon mengandug satu kopi atau lebih molekul DNA reokombinan; dengan demikian dikatakan bahwa gena yag dibawa oleh molekul DNA rekominan telah diklon.
  6. Langkah terahir tergantung tujuan penelitian. Misalnya gen yag telah diklon dapat dipidahkan ke dalam orgaisme lain.

Kamis, 28 April 2011

Ego

bukan cinta yang salah
bukan pula keadaan
bukan pula waktu
hanya sebuah keegoisan....

tak ada yang salah saat cinta tumbuh
tak pula derita yang hadir
tak pula luka yang timbul
lagi lagi hanya sebuah keegoisan

mungkin manusia , ya memang manusia
penuh sel soliter, keegoisan yang memuakkan
kemunafikan yang menjijikan
kemanusiawian yang begitu keji..

by : Finalia Grace D

Minggu, 10 April 2011

Sintesis Protein



sintesis protein terdiri dari proses Transkripsi dan Translasi


1. Transkripsi
proses penggandaan/penyalinan informasi dalam DNA menjadi mRNA(mesenjer RNA)
transkripsi ini terjadi dalam nukleolus(anak inti)lalu mRNA ini "di kirim ke Sitoplasma melalui pori-pori nukleus untuk proses translasi di ribosom
berikut proses Transkripsi secara rinci:






Enzim yang berperan dalm proses Transkripssi adalah RNA polimerase yang bergerak sepanjang gen dari promotornya sampai tepat di belakang terminatornya. RNA polimerase menyusun molekul RNA dengan urutan nukleotida yang berkomplenter dengan untai cetakan tersebut((Misalnya DNA memiliki urutan basa G-A-G-A-C-T, dan pasangan komplemen memiliki urutan C-T-C-T-G-A.).

a. inisiasi(permulaan)
setelah terikat dengan promoter RNA polimerase mengulur/melepaskan untai DNA(cetakan) dan memulai sintesis RNA pada titik awal(start) pada untai DNA. urutan Nukleotida promoter menentukan ke arah mana RNA polimerase itu menghadap dan oleh karena itu menentukan untai mana yang di gunakan sebagai cetakan

b. elongasi(pemanjangan)
RNA polimerase bekerja dari hulu ke hilir (downstream), berawal dari promotor, mengulur DNA dan memanjangkan RNA pada arah 5'→ 3'. Bersamaan setelah transkripsi untai DNA membentuk double-heliks kembali

c. terminasi(pengakhiran)
saat RNA polimerase menerjemahkan terminator yaitu urutan nukleotida yang mengkode akhir proses transkripsi . segera setelah itu RNA nya terlepas dan RNA polimerase berpiisah dari DNA.

pada prokariot, mRNA yang di hasilkan oleh proses transkripsi langsung di gunakan untuk sintesis protein. sedangkan pada eukariot harus mengalami beberapa proses lebih dahulu